Rokok adalah silinder dari kertas berukuran
panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter
sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah.
Manusia di dunia yang merokok untuk pertama
kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika,
Berdasarkan jenisnya perokok dibedakan menjadi
:
- Perokok aktif
orang yang telah biasa menghisap rokok dan menanggung sendiri akibatnya.
- Perokok pasif

1. Nikotin
Zat ini mengandung candu bisa menyebabkan seseorang ketagihan untuk menghisap rokok.
Pengaruh bagi tubuh manusia :
Zat ini mengandung candu bisa menyebabkan seseorang ketagihan untuk menghisap rokok.
Pengaruh bagi tubuh manusia :
- Menyebabkan
kecanduan atau ketergantungan merusak jaringan otak
- Menyebabkan
darah cepat membeku
- Mengeraskan
dinding arteri
2. Tar
Bahan dasar pembuatan aspal yang dapat menyebabkan kanker.
Pengaruh bagi tubuh manusia:
Bahan dasar pembuatan aspal yang dapat menyebabkan kanker.
Pengaruh bagi tubuh manusia:
- Membunuh
sel dalam saluran darah
- Meningkatkan
produksi lendir diparu-paru
- Menyebabkan
kanker paru-paru
3. Karbon
Monoksida
Gas yang bisa menimbulkan penyakit jantung karena gas ini bisa mengikat oksigen dalam tubuh.
Pengaruh bagi tubuh manusia :
Gas yang bisa menimbulkan penyakit jantung karena gas ini bisa mengikat oksigen dalam tubuh.
Pengaruh bagi tubuh manusia :
- Mengikat
hemoglobin, sehingga tubuh kekurangan oksigen
- menghalangi
transportasi dalam darah\
4. Zat
Karsinogen
Pengaruh bagi tubuh manusia :
Pengaruh bagi tubuh manusia :
- Memicu
pertumbuhan sel kanker dalam tubuh
5. Zat
Iritan
Pengaruh bagi tubuh manusia
Pengaruh bagi tubuh manusia
- Mengotori
saluran udara dan kantung udara dalam paru-paru
- Menyebabkan batuk.
Adapun beberapa bahaya dan akibat yang di timbulkan
oleh rokok bagi kesehatan tubuh antara lain :
a. Kanker Paru
b. Kanker Kandung Kemih
c. Kanker Payudara
d. Kanker Serviks
e. Kanker Kerongkongan
f. Kanker Pencernaan
g. Kanker Ginjal
h. Kanker Mulut
i. Kanker Tenggorokan
j. Serangan Jantung
k. Penyakit Jantung Koroner (PJK)
l. Aterosklerosis
m. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
n. Impotensi
o. Gangguan medis lainnya
2. Bahaya asap rokok bagi ibu hamil, janin dan bayi
Selain bagi perokok pasif yang dalam keadaan normal, asap rokok lebih berbahaya bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Akibat dari asap rokok tersebut antara lain :
a. Keguguran pada janin yang dikandung
b. Kematian janin di dalam kandungan
c. Pendarahan pada plasenta dan terjadi pembesaran lebih dari 30 persen
d. Berat badan janin berkurang sekitar 20-30 persen dari normal
e. Bayi yang lahir prematur dalam keadaan kesehatan yang tidak stabil
Asap rokok lebih berbahaya lagi jika dihisap oleh bayi, akibatnya adalah:
a. Mengalami gangguan dan penyakit pernafasan
b. Terganggunya perkembangan kecerdasan anak, baik motorik maupun kognitif
c. Terjangkitnya penyakit telinga
d. Bisa meningkatkan resiko penyakit leukimia sebanyak dua kali lipat
e. Meningkatkan resiko kanker otak hingga 22 persen
f. Bayi akan lebih mudah lelah karena oksigen yang tidak terserap sempurna
g. Sindrom kematian secara mendadak
b. Kanker Kandung Kemih
c. Kanker Payudara
d. Kanker Serviks
e. Kanker Kerongkongan
f. Kanker Pencernaan
g. Kanker Ginjal
h. Kanker Mulut
i. Kanker Tenggorokan
j. Serangan Jantung
k. Penyakit Jantung Koroner (PJK)
l. Aterosklerosis
m. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)
n. Impotensi
o. Gangguan medis lainnya
2. Bahaya asap rokok bagi ibu hamil, janin dan bayi
Selain bagi perokok pasif yang dalam keadaan normal, asap rokok lebih berbahaya bagi ibu hamil dan janin yang dikandungnya. Akibat dari asap rokok tersebut antara lain :
a. Keguguran pada janin yang dikandung
b. Kematian janin di dalam kandungan
c. Pendarahan pada plasenta dan terjadi pembesaran lebih dari 30 persen
d. Berat badan janin berkurang sekitar 20-30 persen dari normal
e. Bayi yang lahir prematur dalam keadaan kesehatan yang tidak stabil
Asap rokok lebih berbahaya lagi jika dihisap oleh bayi, akibatnya adalah:
a. Mengalami gangguan dan penyakit pernafasan
b. Terganggunya perkembangan kecerdasan anak, baik motorik maupun kognitif
c. Terjangkitnya penyakit telinga
d. Bisa meningkatkan resiko penyakit leukimia sebanyak dua kali lipat
e. Meningkatkan resiko kanker otak hingga 22 persen
f. Bayi akan lebih mudah lelah karena oksigen yang tidak terserap sempurna
g. Sindrom kematian secara mendadak
Komentar
Posting Komentar